ImageJangan Sampai 31 Anak Panti Terlantar Lagi...
Image

Jangan Sampai 31 Anak Panti Terlantar Lagi

Rp 0 terkumpul dari Rp 100.000.000
0 Donasi 2 bulan, 19 hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Ditinggal di Kardus, 31 Anak Yatim Ini Kini Terancam Diusir dari Panti! 

AD_4nXdI3q3RR6CCPRCrfUrvvj3ZaR2xfr_5SlT35FTA9ryJmniVyL7QMnHrYaldbZ7kLwO3RHKqP5l2kA61vDdW-K5IS6H0PbbQWUP2Fi4Gl0uzIqX3NyQ7ds5t2V1_VQMZWMG_1UPvTw?key=D2I3lCUDAQgVKwBl7gu_XoL7

"Baru lahir langsung ditaruh dalam kardus, dibiarkan begitu saja di depan panti. Banyak dari mereka ditinggal tanpa nama, tanpa pernah dijenguk lagi..." — Pak Nizam.

AD_4nXc3t8nyqLKPX3ZdLwXPrVdMEVUXu4ak0YcD2V5snknGxiKzek6YNVXPAiS_jXvyOOKoTzFWwLIKrtZr0RbgurIT9DY7aE6Cb5xURauWNGhR02EiTtBf7kajxO2mdU9lW0rsxmHgeQ?key=D2I3lCUDAQgVKwBl7gu_XoL7

Di sudut kota Makassar, berdirilah Panti Asuhan Al-Wahab. Selama 4 tahun, tempat ini menjadi pelindung bagi 31 anak yatim piatu yang sejak bayi sudah “dibuang” oleh orang tuanya.

Sebagian besar dari mereka ditemukan dalam kondisi memilukan — ada yang masih merah dibungkus kain lusuh, ada yang tergeletak di dalam kardus di depan pintu panti. Sejak itu, tak ada yang datang menjemput atau sekadar menengok.

AD_4nXdRkBZtjN8zWz5dTAPC-2GeKCGCLClzPuxw29olvTq1hXYUtMeQ_1s4KcKDqP43IQlKIV2nJE8e-Jh53zdsec0ZQoIhKWiDKN7QkNrEHE-cEGx3QihXaCtFd7e5l6jrl1CQVl1i?key=D2I3lCUDAQgVKwBl7gu_XoL7

Kini, seluruh hidup mereka bergantung pada Pak Nizam, seorang relawan yang merawat mereka sepenuh hati. Demi memenuhi kebutuhan sehari-hari, Pak Nizam rela jadi tukang ojek, meski penghasilannya tak seberapa.

“Kalau rame orderan bisa bawa pulang 100 ribu, tapi kalau sepi paling cuma 40-50 ribu… itu pun harus dibagi untuk makan anak-anak,” ungkapnya lirih.

AD_4nXduI622M3U7JzdFp91R6N97zuFi9MrXnL1nUS9ADIvNMo-US_Bp1rWnkpkrYDn4LjsiNQkLfpJiSk8vlDqnUx_ue3xmmFswZV1lqC97LcDS9VVPgn3K7_RTQHRODlgw_ZkyPhbU8g?key=D2I3lCUDAQgVKwBl7gu_XoL7

Sayangnya, beban itu kini semakin berat. Kontrakan panti sudah menunggak berbulan-bulan, dan mereka terancam diusir karena tak mampu bayar. Anak-anak ini juga sering hanya makan seadanya — tanpa lauk bergizi, tanpa susu, padahal mereka masih dalam masa tumbuh kembang.

Tak ada donatur tetap. Tak ada jaminan masa depan. Hanya ada satu sosok ayah — Pak Nizam — yang berjuang seorang diri.

Baca selengkapnya ▾

  • September, 29 2026

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close